Tampilkan postingan dengan label Goal Score. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Goal Score. Tampilkan semua postingan

Kamis, 04 Desember 2014

Sanchez Bawa Arsenal Taklukan Southampton

Arsenal menaklukkan Southampton pada laga Premier League yang berlangsung di Lapangan Emirates, London, Rabu (3/12/2014). Alexis Sanchez menjadi bintang kemenangan lewat golnya jelang duel usai.

 

 

Arsenal tampil dengan kekuatan terbaik di sektor depan. Danny Welbeck dan Alexis kembali menjadi andalan The Gunners merobek pertahanan lawan.

Sementara tim tamu juga menurunkan skuad terbaik. Trio Shane Long, Dusan Tadic, dan Graziano Pelle dimainkan Manajer Ronald Koeman sejak menit awal pertandingan.

 

 

Kedua tim saling jual-beli serangan sepanjang paruh pertama pertandingan. Tercatat, Arsenal melepaskan empat usaha mencetak gol, sedangkan Southampton tiga kali mengancam gawang tuan rumah. Akan tetapi, hingga jeda skor tetap imbang 0-0.

Memasuki leg kedua, Arsenal tampil dengan tempo lebih cepat. Namun, rapatnya barisan belakang Southampton kerap membuat gagal peluang-peluang yang diciptakan Arsenal.

 

 

Ketika duel sepertinya bakal berakhir imbang, Alexis tampil sebagai pahlawan. Pada menit ke-89, sepakan Alexis memanfaatkan umpan silang Aaron Ramsey sukses membobol gawang Southampton. Skor 1-0 untuk Arsenal menutup duel ketat tersebut.

Kemenangan ini membawa Arsenal naik ke urutan keenam dengan 23 poin dari 14 pertandingan. Adapun bagi Southampton, posisinya tetap berada di peringkat ketiga dengan 26 poin dari 14 laga.

Kamis, 13 November 2014

Messi, Key Player Argentina Kontra Kroasia

Penyerang Tim Nasional Argentina, Lionel Messi, mencetak goal yang menentukan kemenangan timnya atas Kroasia dengan skor 2-1, pada pertandingan persahabatan, di Boleyn Ground, Rabu atau Kamis (13/11/2014) dini hari WIB.

 

 

Argentina tertinggal lebih oleh goal Anas Sharbini pada menit ke-11. Gol berawal dari pergerakkan Mateo Kovacic di depan kotak pinalti Argentina. Tak mendapatkan ruang tembak, Kovacic memberikan bola kepada Sharbini yang berdiri bebas di dalam kotak penalti. Dengan kaki kananya, Sharbini berhasil menceploskan bola ke pojok gawang Argentina.

 

 

Argentina menyamakan kedudukan melalui sepakan keras Cristian Ansaldi pada menit ke-49. Dari luar kotak penalti, Ansaldi melepaskan tembakan keras. Bola sempat membentur tangan Sergio Aguero sebelum bersarang ke gawang Kroasia. Namun, wasit Andre Marriner tak menilai Aguero handsball sehingga goal tersebut disahkan.

 

 

Argentina berbalik unggul berkat goal pinalti Messi pada menit ke-57. Tim Tango mendapatkan hadiah pinalti karena Aguero dijatuhkan penjaga gawang Lovre Kalinic. Messi yang maju sebagai algojo berhasil menyarangkan bola ke pojok kanan bawah gawang yang membuat Kalinic terkecoh. Gol Messi ini sekaligus memateraikan kemenangan Argentina.

 

 

Susunan Pemain Argentina: 1-Sergio Romero; 2-Santiago Vergini, 3-Cristian Ansaldi (Jonathan Silva 77), 4-Pablo Zabaleta; 17-Federico Fazio, 7-Ángel Di Maria (Erik Lamela 77), 8-Enzo Pérez, 10-Lionel Messi, 14-Javier Mascherano, 19-Ever Banega (Roberto Pereyra 71); 11-Sergio Aguero (Carlos Tevez 62)
Pelatih: Gerardo Martino

Kroasia: 12-Lovre Kalinic; 2-Sime Vrsaljko, 4-Marko Leskovic, 5-Tin Jedvaj, 19-Hrvoje Milic (Ivan Tomecak 71); 10-Anas Sharbini (Mato Jajalo 65), 15-Milan Badelj, 20-Mateo Kovacic (Alen Halilovic 46), 20-Domagoj Antolic, 22-Marin Leovac; 13-Duje Cop
Pelatih: Niko Kovac

Kamis, 06 November 2014

Kartu Merah Untuk Manchester City, Kalah Lawan CSKA Moskwa

Manchester City menyerah 1-2 kepada CSKA Moskwa, pada turnamen keempat Grup E Liga Champions, di Etihad Stadium, Rabu (5/11/2014). Pertandingan juga diwarnai keluarnya kartu merah untuk dua pesepakbola City, yaitu Fernandinho dan Yaya Toure. Dengan hasil itu, City duduk di dasar klasemen dengan nilai dua, atau kalah sepuluh poin dari Bayern Muenchen di puncak klasemen. Adapun CSKA ada di peringkat ketiga dengan nilai empat, sama dengan Roma yang ada di posisi kedua.

 

 

Menendang bola sebagai tuan rumah, City melakukan kesalahan pada awal laga. Gael Clichy melakukan handsball yang membuat CSKA mendapatkan hadiah tendangan bebas. Seydou Doumbia mengubah hadiah itu menjadi gol. Memanfaatkan umpan Bebras Natcho, Doumbia meloloskan bola ke sudut kiri atas gawang Joe Hart dengan sundulan dari jarak dekat.

 

 

Melalui Yaya Toure, City menyamakan kedudukan pada kesempatan pertama melancarkan serangan. Gol kali ini lagi-lagi berawal dari situasi bola mati, yang didapat City setelah Vassili Berezoutski dinilai melanggar Stevan Jovetic. Toure menghukum CSKA dengan tendangan kaki kanan, yang membuat bola melesat masuk sudut kanan atas gawang Igor AKinfeev. Kedua kubu kemudian bertukar serangan. Namun, penyelesaian akhir yang kurang terukur, membuat Hart dan Akinfeev nyaris tak mendapatkan masalah. Doumbia memecahkan kebuntuan itu pada menit ke-34.

 

 

Memanfaatkan umpan Natcho, ia melepaskan tendangan kaki kanan dari tengah kotak penalti, yang membuat bola melesat masuk sudut kanan bawah gawang City. Angka di papan skor pun berubah menjadi 1-2. City berusaha bangkit. Namun, CSKA bisa mematahkan serangan-serangan tuan rumah. Meski gagal menambah gol, CSKA mampu mempertahankan keunggulan hingga turun minum. City mengambil inisiatif menyerang pada leg kedua dan menciptakan sejumlah peluang, melalui James Milner, Pablo Zabaleta, dan Sergio Aguero.

 

 

Namun, sebelum mendapatkan hasil, City mendapatkan masalah pada menit ke-70. Fernandinho mendapatkan kartu kuning kedua, setelah dinilai melanggar Ahmed Musa. Dengan sepuluh pemain, City mencoba menendang bola agresif. Setelah tembakan Georgi Milanov meleset pada menit ke-71, City menciptakan tiga peluang beruntun, melalui Yaya Toure (71, 78) dan Edin Dzeko (73). Lagi-lagi, di tengah usaha bangkit itu, City mengalami masalah besar. Yaya Toure diganjar kartu merah pada menit ke-81 karena berselisih dengan Roman Eremenko. CSKA sempat memanfaatkan keadaan dengan mengalirkan serangan cepat yang berujung tembakan akurat dari Ahmed Musa pada menit ke-85. Namun, Joe Hart mampu mengantisipasinya.

 

 

City berusaha memberikan perlawanan. Namun, CSKA tak mengalami kesulitan mengatasinya dan mampu mempertahankan keunggulan 2-1 hingga peluit berbunyi panjang.

Selama laga, menurut catatan UEFA, City melepaskan enam tembakan akurat dari 17 usaha, dengan penguasaan bola 61 persen. Adapun CSKA melepaskan tiga tembakan titis dari tujuh percobaan. Manchester City: 1-Joe Hart; 4-Vincent Kompany, 5-Pablo Zabaleta, 22-Gael Clichy, 26-Martín Demichelis; 6-Fernando (10-Edin Dzeko 65), 7-James Milner, 15-Jesus Navas (8-Samir Nasri 45), 42-Yaya Toure; 16-Sergio Aguero, 35-Stevan Jovetic (25-Fernandinho 45)

 

 

Pelatih: Manuel Pellegrini

CSKA Moskwa: 35-Igor Akinfeev; 2-Mario Fernandes, 4-Sergey Ignashevich, 24-Vasily Berezutskiy, 42-Georgy Shchennikov; 3-Pontus Wernbloom, 10-Alan Dzagoev (15-Dmitri Efremov 86), 18-Ahmed Musa, 66-Bebars Natcho; 25-Roman Eremenko, 88-Seydou Doumbia (23-Georgi Milanov 67)

Pelatih: Leonid Slutsky

Wasit: Tasos Sidiropoulos (Yunani)

Rabu, 05 November 2014

Unggul Di Awal, Arsenal Terlena Hingga Hasil Imbang

Manajer Arsenal Arsene Wenger menilai sangat mengecewakan hasil imbang 3-3 yang diraih timnya pada laga Liga Champions melawan Anderlecht, di Emirates Stadium, Selasa (4/11/2014), mengingat timnya sempat unggul 3-0. Menurut Wenger, hal tersebut terjadi karena timnya kehilangan konsentrasi.

 

 

"Hasil akhir sangat mengecewakan. Konsentrasi kami buruk karena kami berpikir sudah memenangi pertandingan. Kami kelelahan dan tak lagi menang dalam pertarungan," ujar Wenger.

 

 

Arsenal unggul lebih dulu melalui Mikel Arteta (penalti 25'), Alexis Sanchez (29'), dan Alex Oxlade-Chamberlain (58'). Anderlecht menyamakan kedudukan melalui Anthony Vanden Borre (61', penalti 73') dan Anthony Vanden Borre (90'). Dengan hasil itu, Arsenal berada di posisi kedua dengan nilai tujuh, atau kalah lima angka dari Borussia Dortmund. Adapun Anderlcht ada di posisi ketiga dengan nilai dua, atau unggul satu angka dari Galatasaray.

 

 

Menurut catatan UEFA, sepanjang laga itu, Arsenal melepaskan tujuh tembakan akurat dari 18 usaha, dengan penguasaan bola 61 persen. Adapun Anderlecht melepaskan lima tembakan titis dari 11 percobaan.

 

 

"Ini hasil fantastis, tentu saja, mengingat kami tertinggal 0-3. Mencetak dua gol luar biasa bagiku, tetapi saya akan tetap bekerja keras," ujar Vanden Borre.

Atletico Unggul Dua Kosong atas Malmo

Atletico Madrid meraih kemenangan 2-0 atas Malmo pada matchday Grup A Liga Champions, di Malmo New Stadium, Malmo, Selasa atau Rabu (5/11/2014) dini hari WIB.

 

 

Raihan tiga angka itu membuat Atletico kokoh di puncak klasemen Grup A dengan poin sembilan dari empat laga. Sementara itu, Malmo masih menempati posisi dasar klasemen dengan poin tiga. Atletico membuka keunggulan berkat torehan Koke pada menit ke-30. Menerima umpan Juanfran, Koke melepaskan tendangan keras yang bolanya masuk ke pojok atas gawang tim tuan rumah.

 

 

Selepas turun minum, Malmo mendapatkan peluang emas untuk menyamakan kedudukan. Sayang, bola tendangan Markus Rosenberg dari dalam kotak pinalti Atletico masih membentur mistar gawang. Malmo terus menekan tim tamu agar dapat menyamakan kedudukan hingga menit-menit akhir. Akan tetapi, justru Atletico yang mampu kembali unggul setelah Raul Garcia mencetak goal pada menit ke-79. Skor 2-0 pun bertahan hingga turnamen usai.

 

 

Menurut catatan UEFA, sepanjang pertandingan, Atletico menguasai bola sebanyak 55 persen dan menciptakan lima tembakan akurat dari 18 usaha. Adapun Malmo melepaskan empat peluang emas dari sembilan percobaan.

 

 

Susunan pemain:
Malmo: 25-Robin Olsen; 3-Anton Tinnerholm, 4-Filip Helander, 20-Ricardinho, 21-Erik Johansson (14-Simon Kron 64); 6-Markus Halsti, 7-Magnus Eriksson, 8-Enoch Adu, 33-Emil Forsberg (11-Simon Thern 86); 9-Markus Rosenberg, 24-Isaac Kiese Thelin
Pelatih: Age Hareide

Atletico Madrid: 1-Miguel Moya; 2-Diego Godín, 3-Guillherme Siqueira, 20-Juanfran, 23-Miranda; 4-Mario Suárez, 6-Koke, 10-Arda Turan (21-Cristian Rodriguez 76), 14-Gabi; 8-Raúl García, 9-Mario Mandzukic (7-Antoine Griezmann 69)
Pelatih: Diego Simeone

Wasit: Mark Clattenburg (Inggris)

Kamis, 30 Oktober 2014

Juventus Kalah, Allegri Kambing Hitamkan Lapangan

Manager Juventus, Massimiliano Allegri, menyalahkan buruknya kondisi lapangan, ketika mereka kalah 0-1 dari Genoa pada lanjutan duel Serie-A, Rabu (29/10/2014). Akibatnya, Bianconeri kini bersanding dengan AS Roma di puncak klasemen sementara, karena sama-sama mengoleksi total 22 poin. Di duel lain, Roma menang 2-0 atas Cesena.

"Kami menendang bola di stadion yang cukup mengerikan. Kamu tidak bisa menendang bola sepak bola di stadion itu. Kedua, hal yang timku bisa dapatkan cuma pada 20 detik terakhir," ujar Allegri kepada Sky Sport Italia usai duel di Marassi.

 

 

"Saya sudah mengatakan sebelumnya bahwa scudetto juga bisa diraih dengan seri. Kami berjuang keras dan berusaha untuk menang, tetapi kami tidak bisa melakukannya. Untuk meraih gelar anda tidak perlu mendapatkan 108 poin, tetapi hanya satu lebih banyak dari tim di peringkat kedua."

"Melakukan segalanya untuk menang, tetapi jika anda membentur tiang gawang, ada banyak penyelamatan dan 30 detik menjelang usai, berusahalah untuk tidak kalah."

 

 

"Kami pergi dengan penyesalan, karena enam melawan dua dalam serangan balik dan kebobolan satu gol. Itu harus membuat kami berpikir dan lebih baik lagi dalam hal kedewasaan."

Memang, Bianconeri menguasai duel dan harus kehilangan poin di pengujung pertandingan. Pesepakbola pengganti, Luca Antonini, mencetak goal pada masa injury time, yang membuat Si Nyonya Besar menelan kekalahan pertama di Seri a italia pada tahun ini.

Bayern Hajar Hambur 3 - 1, Gelar Juara Tetap Di Munich

Bayern Muenchen menang 3-1 atas Hamburg SV pada putaran ketiga DFB-Pokal di Imtech Arena, Hamburg, Rabu (29/10/2014). Tim besutan Pep Guardiola ini terus memelihara asa mempertahankan gelar tersebut, yang dalam dua musim terakhir diraihnya, dari total 17 kali menjadi juara.

Bayern, yang belum terkalahkan di pentas Bundesliga dengan rekor fantastis karena hanya kebobolan dua gol dan mencetak 21 gol di dua kompetisi elite (Bundesliga dan Liga Champions), mengawali kemenangannya dengan gol Robert Lewandowski pada menit ketujuh. Setelah itu, giliran David Alaba dan Franck Ribery menambah gol, masing-masing pada menit ke-44 dan 55, untuk membawa The Bavarian unggul 3-0.

 

 

Lima menit sebelum laga usai, Hamburg mencetak gol basalan lewat Pierre-Michael Lasogga. Tetapi ini tak mampu menolong tim Bundesliga tersebut, karena sampai duel usai tak ada gol tambahan. Skor akhir 3-1.

Hasil laga lain pada babak ketiga DFB-Pokal ini adalah, Bayern Leverkusen menang adu pinalti atas Magdeburg, setelah bermain imbang 2-2 di waktu normal. Freiburg taklukkan 1860 Muenchen 5-2, Hoffenheim libas FSV Frankfurt 4-1 dan Wolfsburg menang 4-1 atas FC Heidenheim.

Selasa, 28 Oktober 2014

Van Persie Puas Atas Perbaikan Manchester United

Striker Manchester United (MU), Robin van Persie, menilai timnya berada di jalur yang benar setelah bermain 1-1 melawan The blues pada lanjutan Premier League di Old Trafford, Minggu (26/10/2014). The blues sempat memimpin lewat gol Didier Drogba pada menit ke-53. Namun, gol Van Persie pada masa injury time memaksa duel berakhir imbang 1-1.

 

 

"Kami semua tahu bahwa klub ini ingin berada di posisi tertinggi, yaitu puncak klasemen. Pertandingan kemarin (Minggu) menunjukkan bahwa kami bisa bersaing dengan tim terbaik di Inggris," ungkap Van Persie. "Menurutku, nanti pun kami akan bisa bersaing dengan tim terbaik di Eropa. Ini hanya tentang proses dan kami berada di tengah-tengah proses tersebut. Kami semakin membaik dan berkembang setiap harinya," lanjutnya.

 

 

Setelah mencetak gol ke gawang Chelsea, Van Persie mendapatkan kartu kuning dari wasit. Pasalnya, bomber asal Tim oranje itu melakukan selebrasi ke hadapan fans MU sembari membuka seragamnya. "Aku tahu bahwa ada aturan Kamu harus tetap memakai seragam (saat melakukan selebrasi gol). Tetapi, terkadang Kamu lupa dan segalanya datang bersamaan karena lapangan seakan 'meledak'," kata Van Persie. "Itu adalah salah satu momen fantastis dan hal terpenting adalah kami bisa meraih sesuatu di laga itu (satu poin) karena kami memang layak mendapatkannya," tuturnya.

Senin, 27 Oktober 2014

Imbang Lawan AC Milan, Inzaghi Menyesal

Pelatih AC Milan, Filippo Inzaghi, menyesali kegagalan timnya meraih poin penuh saat menghadapi Fiorentina di Lapangan San Siro, Milan, Minggu atau Senin (27/10/2014) dini hari WIB.

Milan sempat unggul melalui gol Nigel de Jong pada leg pertama. Namun, pesepakbola pengganti Josip Ilicic menyamakan skor pada leg kedua sekaligus memaksa laga berakhir imbang 1-1.

 

 

"Hasil itu sedikit mengecewakan. Namun, hasil ini melawan Fiorentina yang sejak awal tahun menargetkan posisi ketiga, jelas sesuatu yang impresif," kata Inzaghi kepada Sky Sport Italia.

"Ada banyak alasan untuk bahagia dengan permainan tim. Akan tetapi, kami justru kebobolan dari sebuah kesalahan di lini tengah. Sekarang, kami harus fokus untuk laga melawan Cagliari. Laga itu akan jelas tidak mudah," lanjut Inzaghi.

 

 

Tambahan satu poin membuat Milan kini berada di urutan keenam dengan 15 poin. Milan tertinggal tujuh poin dari Juve yang untuk sementara memimpin klasemen Serie-A.

Kamis, 23 Oktober 2014

Liverpool Vs Real Madrid, Ronaldo - Benzema Sikat 3 Gol

Kelemahan Liverpool musim ini benar-benar terlihat saat menjamu Real Madrid pada babak pertama turnamen lanjutan penyisihan grup B Matchday 3 Liga Champions 2014/15 di Lapangan Anfield, Liverpool, Kamis (23/10/2014).
Rapuhnya lini belakang The Reds, terlihat saat barisan striker El Real 'bebas' mencetak tiga gol tanpa balas ke gawang The Reds.

 

 

Tengok gol pertama Cristiano Ronaldo atau dua gol lainnya dari Karim Benzema. Kedua striker itu terlihat bebas tanpa penjagaan berarti dari lini belakang Liverpool. Sejatinya, di paruh pertama, lima menit awal The Red lebih menguasai permainan serangan-serangan yang dilancarkan Raheem Sterling sempat membahayakan gawang Iker Casillas. Namun, pasukan Los Blancos tak mau berdiam diri.

 
El Real unggul lewat gol yang dicetak oleh sang super star Cristiano Ronaldo pada menit ke-23. Melalui umpan satu-dua dengan James Rodriguez, CR7 dengan mudahnya melepaskan tendangan first-time di area penalti. Baru tujuh menit gol pertama, kini giliran Karim Benzema yang menceploskan gawang tuan rumah, tepatnya pada menit ke-30. Striker team nasional Prancis itu menciptakan gol seusai menerima umpan matang dari Toni Kroos dari sisi kiri.

 
Tak mau menyia-nyiakan peluang, Benzema mampu menanduk si kulit bundar yang berdiri bebas di mulut gawang. Kini Los Blancos tampak sedikit bertahan. Penonton di stadion Anfield kembali terdiam. Benzema sukses menciptakan gol ketiga untuk El Real pada menit ke-41. Bermula dari sepakan pojok Pepe yang menerima bola mampu memberikan umpan pendek kepada Benzema sebelum membobol gawang Simon Mignolet.

 

 
Berikut susunan pesepakbola kedua tim:
Liverpool: 22-Mignolet, 02-Johnson, 37-Skrtel, 06-Lovren, 18-Moreno, 14-Henderson, 08-Gerrard (C), 24-Allen, 31-Sterling, 45-Balotelli, 10-Coutinho
Cadangan: 01-Jones, 04-K. Touré, 09-Lambert, 19-Manquillo, 20-Lallana, 23-Can, 50-Markovic
Manajer: Brendan Rodgers
Real Madrid: 01-Casillas (C), 17-Arbeloa, 02-Varane, 03-Pepe, 12-Marcelo, 19-Modric, 08-Kroos, 10-Rodríguez, 23-Isco, 09-Benzema, 07-Ronaldo
Cadangan: 06-Khedira, 13-Navas, 14-Hernández, 15-Carvajal, 18-Nacho, 24-Illarramendi, 28-Medrán
Manajer: Carlo Ancelotti
Wasit: Nicola Rizzoli

Selasa, 21 Oktober 2014

Marouane Fellaini Cetak Gol Pertama Untuk Manchester United

Musim lalu tak sebiji gol pun dibuat pesepakbola bernilai 27,5 juta poundsterling ini. Tadi malam Marouane Fellaini berhasil membuat sejarahnya bersama Manchester United.

Saat timnya melawat ke markas West Bromwich Albion di laga Liga Inggris, Senin (20/10/2014), Fellaini baru diturunkan manager Louis va Gaal setelah turun minum, menggantikan Ander Herrera.

 

 

Hanya butuh tiga menit untuk Fellaini menorehkan namanya di papan skor. Menerima umpan silang Angel di Maria, ia mengontrol bola dengan dada, lalu menggocek seorang pesepakbola lawan sebelum melepaskan tembakan keras ke pojok kiri gawang Boaz Myhill.

Gol Fellaini tersebut menyamakan kedudukan menjadi 1-1, tapi di akhir laga MU juga tidak menang, karena duel berkesudahan 2-2.

 

 

Paling tidak, bagi Fellaini ia sudah "menggugurkan kewajibannya" untuk menyumbang gol buat The Red Devils. Dan itu ia dapatkan di pertandingannya yang ke-24 bersama MU.

Di musim lalu, gelandang serang Belgia itu menendang bola 21 kali di semua kompetisi, tanpa mengukir satu gol pun. Di musim ini "si kribo" sudah dipasang tiga kali oleh Van Gaal, dan semuanya sebagai pesepakbola pengganti.

 

 

Musim paling produktif Fellaini adalah 2011/2012, bersama Everton. Kala itu ia mencetak 11 gol dari 31 laga liga.

Senin, 20 Oktober 2014

Liverpool Juara Lawan QPR Berkat Gol Bunuh Diri

Liverpool meraih kemenangan 3-2 atas Queens Park Rangers (QPR) pada lanjutan Premier League di Stadion Loftus Road, Minggu (19/10/2014). Goal ketiga Liverpool merupakan buah kesalahan Steven Caulker mengantisipasi umpan Philippe Coutinho. Raihan tiga angka ini membuat Liverpool naik ke peringkat kelima klasemen sementara dengan poin 13 dari delapan laga.

 

 

Sementara itu, QPR masih berada di dasar klasemen dengan perolehan poin empat. Liverpool mencoba mengambil alih permainan sejak menit-menit awal. Namun, hingga 15 menit pertama, skuad asuhan Brendan Rodgers itu terlihat kesulitan menembus rapatnya barisan pertahanan QPR.

Jutsru QPR yang lebih banyak mengandalkan serangan balik mampu menciptakan beberapa peluang emas untuk lebih dulu. Pada menit ke-28, misalnya, ketika bola tendangan Charlie Austin membentur mistar gawang Liverpool.

 

 

Enam menit berselang, kembali QPR mendapatkan peluang emas. Akan tetapi, lagi-lagi kesempatan itu belum membuahkan hasil karena bola tendangan Leroy Fer kembali membentur mistar gawang Liverpool.

Liverpool tampak menguasai lapangan hijau tengah. Namun, ketika sudah memasuki jantung pertahanan QPR, Mario Balotelli dan kawan-kawan terlihat kesulitan menemukan ruang untuk menciptakan peluang.

 

 

Peluang terbaik Liverpool diciptakan Steven Gerrard pada menit ke-44. Sayang, bola tendangan Gerrard dari dalam kotak penalti QPR masih menyamping di sisi kiri gawang Alex McCarthy. Skor 0-0 pun bertahan hingga turun minum.

Pada menit ke-61, Liverpool kembali mendapatkan peluang. Namun, Balotelli tidak mampu memaksimalkan kesempatan tersebut karena bola tendangannya dari dalam kotak penalti masih melayang di atas mistar gawang QPR. Liverpool akhirnya mampu memecah kebuntuan setelah Richard Dunne mencetak gol bunuh diri pada menit ke-67. Goal tersebut tercipta setelah Dunne salah mengantisipasi umpan silang Glen Johnson. Tertinggal, QPR mencoba menyamakan kedudukan. Pada menit ke-85, keeper Liverpool, Simon Mignolet harus melakukan penyelamatan gemilang saat mengantisipasi bola tendangan Mauricio Isla.

 

 

Upaya QPR akirnya membuahkan hasil setelah pemain pengganti, Eduardo Vargas, mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-87. Goal tersebut diciptakan Vargas seusai menerima umpan Charlie Austin. Pada menit ke-90, Liverpool mampu kembali unggul setelah Coutinho mencetak gol. Dari sisi kiri lapangan, Coutinho melepaskan tendangan keras akurat yang masuk ke pojok kiri gawang tim tuan rumah. Akan tetapi, lagi-lagi keunggulan itu tidak bertahan lama. Pada injury time, Vargas sukses mencetak gol keduanya di pertandingan ini untuk menyamakan kedudukan setelah memaksimalkan umpan Leroy Fer. Pada menit ke-94, Liverpool akhirnya berhasil kembali unggul. Kali ini giliran Steven Caulker yang melakukan kesalahan dengan mencetak gol bunuh diri setelah salah mengantisipasi umpan Coutinho. Skor 3-2 untuk Liverpool pun bertahan hingga laga usai.

 

 

Susunan pemain:
QPR: 12-Alex McCarthy; 4-Steven Caulker, 13-Yun Suk-Young, 15-Nedum Onuoha (7-Matthew Phillips 45), 22-Richard Dunne, 10-Leroy Fer, 14-Mauricio Isla, 20-Karl Henry, 30-Sandro (3-Armand Traore 60), 9-Charlie Austin, 25-Bobby Zamora (24-Eduardo Vargas 79)

Manajer: Harry Redknapp

 

Liverpool: 22-Simon Mignolet; 2-Glen Johnson, 3-José Enrique, 6-Dejan Lovren, 37-Martin Skrtel, 8-Steven Gerrard, 14-Jordan Henderson, 23-Emre Can (24-Joe Allen 66), 20-Adam Lallana (10-Philippe Coutinho 66), 31-Raheem Sterling, 45-Mario Balotelli

Manajer: Brendan Rodgers

 

Wasit: Phil Dowd

Bobol 8 Gol, Kiper Sunderland Ganti Ongkos Perjalanan Fans

Kebobolan delapan gol dalam satu laga merupakan pengalaman buruk untuk penjaga gawang Sunderland, Vito Mannone.

Vito Mannone sangat merasa bersalah terutama terhadap 2.500 pendukung Sunderland yang harus menempuh jarak sekitar 1.000 kilometer pulang pergi untuk menyaksikan club kesayangannya berlaga.

 

 

Akibat kekalahan telak itu mantan penjaga gawang Arsenal itu secara pribadi berencana untuk mengganti ongkos perjalanan pendukung Sunderland sebagai bentuk permintaan maaf.

"Ini adalah titik terendah bagi semuanya. Aku akan berbicara dengan kawan-kawan satu tim untuk melihat kemungkinan kami mengganti ongkos perjalanan pendukung kami. Kondisi ini sangat sulit bagi kami dan juga sulit bagi mereka," kata pemain berdarah Italia itu.

 

 

"Mereka adalah penggemar setia. Kami sangat beruntung bisa berada di club ini. Jika aku menjadi salah satu penonton mungkin reaksi aku akan berbeda menyaksikan kekalahan ini," tambah Manonne.

Kekalahan telak ini merupakan yang terburuk bagi Sunderland selama 32 musim setelah kalah 8-0 dari Watford pada September 1982.

Rabu, 15 Oktober 2014

Brazil Hantam Jepang 4 - 0 Pada Laga Uji Coba

Bintang tim nasional Brasil, Neymar, mengaku tidak menyangka bisa mencetak empat gol saat timnya mengalahkan Jepang 4-0 pada laga uji coba di National Stadium of Singapore, Selasa (14/10/2014).

 

 

Neymar mencetak gol pada menit ke-18, 48, 77, dan 81. Torehan itu membuat nama Neymar bersanding dengan legenda Brasil seperti Zizinho, Ademir, Julinho, Zico, Cereca, dan Romaria, yang sukses mencetak empat gol dalam satu laga.

 

 

"Membicarakan soal ini (mencetak empat gol dalam satu laga) membuatku merinding. Emosiku sangat besar. Saya sangat senang bisa mencapai torehan seperti ini," ungkap Neymar seusai pertandingan. "Aku tidak pernah membayangkan melakukan hal seperti ini dalam mimpi terliarku bersama tim nasional Brasil," tambahnya.

 

 

Neymar kini mengoleksi 40 gol dari total 58 laga bersama Brasil. Pemain asal Barcelona itu pun berharap bisa terus mencetak gol bagi skuad Selecao. "Aku tidak tahu berapa banyak gol yang bisa saya sarangkan untuk Brasil. Saya hanya ingin membantu rekan-rekanku dan team nasional Brasil," kata Neymar.

Selasa, 14 Oktober 2014

Graziano Pelle Sindir Casare Prandelli Usai Laga Dengan Malta

Graziano Pelle mengkritik Casare Prandelli karena telah menyia-nyiakannya ketika masih menjadi manager tim nasional Italia. Striker Southampton ini pun memuji Antonio Conte, yang berani memanggilnya untuk melakukan debut bersama Azzurri.

Pelle menjadi pahlawan kemenangan Italia ketika tandang ke Malta untuk melakoni penyisihan Grup H kualifikasi Piala Europa 2016, Senin (13/10/2014). Striker berusia 29 musim ini mencetak goal tunggal Italia, sehingga mereka mengoleksi poin sempurna dari tiga turnamen yang sudah dimainkan.

 

 

"Aku 29 tahun, bukan 39, sehingga aku tidak setua itu," ujar Pelle kepada Rai Sport.

"Aku bahagia, setiap orang mengalami perjalanan berbeda dan aku bahagia berada di sini, terutama karena mencetak goal merupakan hal terpenting bagi seorang striker. Saya memiliki kesempatan lain juga dan memalukan yang satunya tidak jadi."

 

 

"Di sisi lain ini positif, tetapi sisi lainnya aku sangat marah pada diri sendiri, karena aku tidak melakukan jauh lebih baik. Saya tahu bahwa aku bisa melakukan tembakan first time dan tidak melakukan sentuhan tambahan, jadi aku harus melakukannya lagi."

"Aku juga bermain baik bersama Ciro (Immobile) dan kami bekerja bersama manager selama pekan ini untuk menemukan opsi baru."

 

 

Sebelumnya, Pelle tak dilirik oleh Prandelli. Padahal, dia sudah membuktikan kapasitasnya dengan menorehkan 50 goal selama dua tahun di Belanda.

"Aku tak menilai pilihan pelatih. Saya tahu dengan sangat baik ada banyak bomber yang pantas bermain bagi Italia, tetapi aku mencetak 50 goal di Belanda dan kebanyakan bagus. Saya tak berharap dipanggil, tetapi aku berharap ada sedikit pertimbangan," tambah Pelle, yang pernah bermain untuk Lecce, sama seperti Conte.

Senin, 13 Oktober 2014

Diego Costa Ucapkan Terimakasih Pada Del Bosque

Striker tim nasional Spanyol, Diego Costa, mengucapkan terima kasih kepada pelatih Vicente Del Bosque yang telah memberinya kepercayaan untuk terus tampil di lini depan skuad La Furia Roja.

 

 

Pernyataan itu diungkapkan Costa setelah membawa Spanyol menang 4-0 atas Luksemburg pada turnamen kualifikasi Grup C Piala Eropa 2016, Minggu (12/10/2014). Kemenangan Spanyol ditentukan oleh goal David Silva (27), Francisco Alcacer (42), Costa (69), dan Juan Bernat (88).

 

 

Bagi Costa torehan itu adalah goal perdananya bersama skuad Spanyol. Sebelumnya, ia mengarungi lebih dari 500 menit bertanding bersama skuad La Furia Roja tanpa satu torehan goal pun. "Itu sangat menggangguku bahwa aku tidak bisa mencetak gol. Tetapi, goal ini (saat melawan Luksemburg) memberikanku kehidupan baru," ungkap Costa seusai pertandingan seperti dilansir Football Espana.

 

 

"Aku tidak tahu bagaimana bisa aku mencetak gol. Itu terjadi dari bola mati dan aku hanya mencoba untuk menendangnya. Aku harus berterima kasih untuk dukungan pelatih. Setiap laga, dia memberiku kesempatan," tambahnya.

Jumat, 10 Oktober 2014

Inggris Harusnya Bisa Lebih Dari 5 - 0

Manager tim nasional Inggris, Roy Hodgson, kurang puas dengan keberhasilan timnya menang 5-0 atas San Marino pada laga Kualifikasi Piala Eropa 2016 Grup E di Stadion Wembley, London, Kamis (9/10/2014).

Kemenangan Inggris ditentukan oleh gol-gol Phil Jagielka (25'), Wayne Rooney (43'-pen), Danny Welbeck (49'), Andros Townsend (72'), dan goal bunuh diri Alessandro Della Valle (78').

 

 

Hasil ini membawa Inggris menduduki puncak klasemen sementara dengan poin sempurna dari dua laga. Sementara bagi San Marino, ini merupakan kekalahan kedua setelah pada laga perdana juga takluk dari Lithuania.

"Saya pikir kami seharusnya bisa mencetak goal lebih banyak lagi. Aku jelas kecewa dengan dianulirnya goal Adam Lallana (pada babak kedua)," kata Hodgson kepada Sky Sports.

 

 

"Saya pikir ada beberapa kesempatan di mana kami sedikit tidak beruntung untuk mendapatkan lebih banyak gol, karena kami bermain baik terutama pada babak kedua. Kami sangat mendominasi di area pinalti lawan."

"Tetapi, apa yang aku paling bahagia adalah bahwa kami terus berusaha untuk melakukan hal yang benar sepanjang pertandingan. Bahkan, saat kami telah unggul 5-0 dan kehilangan bola. Aku pikir kami bermain dengan fantastis," ujar Hodgson.

Hasil Kualifikasi Piala Eropa 2016

Spanyol secara mengejutkan takluk 1-2 dari Slovakia pada laga Kualifikasi Piala Eropa 2016 Grup C di Stadion Pod Dubnom, Zilina, Kamis (9/10/2014). Ini menjadi kekalahan perdana Spanyol pada babak kualifikasi Piala Eropa maupun Piala Dunia sejak 2006.

Sementara pada laga lain di Grup E, Inggris meraih kemenangan telak 5-0 atas San Marino. Hasil ini membawa Inggris untuk sementara memuncaki grup dengan nilai sempurna dari dua laga.

Berikut ini adalah hasil pertandingan Kualifikasi Piala Eropa 2016, Kamis (9/10/2014):

Grup C
Slovakia 2-1 Spanyol
Pencetak gol: Kucka 17, Stoch 87 - Alcacer 82

Belarus 0-2 Ukraina
Pencetak gol: Martynovich 82-og, Sydorchuk 90

Makedonia 3-2 Luksemburg
Pencetak gol: Trajkovski 20, Jahovic 66-pen, Abdurahimi 90 - Bensi 39, Turpel 44

Grup E
Inggris 5-0 San Marino
Pencetak gol: Jagielka 25, Rooney 43-pen, Welbeck 49, Townsend 72, Della Valle 78-og

Lithuania 1-0 Estonia
Pencetak gol: Mikoliunas 76

Slovenia 1-0 Swiss
Pencetak gol: Novakovic 79-pen

Grup G
Liechtenstein 0-0 Montenegro
Pencetak gol: -

Swedia 1-1 Rusia
Pencetak gol: Toivonen 49 - Kokorin 10

Moldova 1-2 Austria
Pencetak gol: Dedov 27-pen - Alaba 12-pen, Janko 51

Rabu, 08 Oktober 2014

Francesco Totti Marah dan Kecewa Pada Laga Juventus - AS Roma

Komandan AS Roma Francesco Totti tidak dapat menyembunyikan kemarahannya saat timnya dipaksa pulang dengan tangan hampa secara kontroversial saat bertandang ke markas Juve dini hari tadi (6/10).

Seperti yang diketahui, wasit Gianluca Rocchi menghadiahkan dua pinalti kepada tuan rumah, di mana keduanya dikoversi menjadi gol oleh Carlos Tevez, sementara itu Arturo Vidal berdiri dalam posisi offside di depan penjaga gawang Lukasz Skorupski ketika Leonardo Bonucci mencetak gol kemenangan di menit akhir.

 

 

Akibatnya, Totti merasa sangat berang usai laga berakhir, ia mengklaim laga tersebut membuktikan mengapa tayangan ulang harus bisa diakses oleh wasit.

"Kami datang ke sini untuk menendang bola dan performa kami bagus, tetapi yang terjadi [bagaimana keputusan wasit] mengondisikan pertandingan," ujar pemain berumur 38 tahun tersebut.

 

 

"Ini sungguh buruk mengatakan hal tersebut tetapi hal-hal seperti ini yang mempengaruhi laga telah terjadi selama bertahun-tahun.

"Juventus jelas tidak mengalahkan kami. Ada tiga insiden yang mengubah laga yang ingin kami menangkan. Ada banyak kemarahan tetapi kami harus mengangkat kepala kami setelah laga seperti ini.

 

 

"Saya selalu mengatakan: mereka harus menendang bola di liga mereka sendiri. Kami berlatih untuk menang tetapi kemudian hal-hal seperti ini terjadi.

"Bahkan tidak perlu melihat tayangan ulang. Kami sudah melihat semuanya di atas lapangan. Tetapi kami membutuhkan tayangan ulang untuk lapangan. Kita tidak bisa memiliki kesalahan-kesalahan seperti itu, dengan tayangan ulang, Kamu dapat melihat segalanya dengan jelas hanya dalam lima detik."

Jumat, 03 Oktober 2014

Stiker Chelsea Pupuskan Harapan Tottenham Untuk Menang

Unggul 1-0 hingga menit ke-89, Tottenham Hotspur harus puas menendang bola imbang 1-1 dengan Besiktas pada matchday kedua Grup C Liga Eropa di Lapangan White Hart Lane, Kamis atau Jumat (3/10/2014) dini hari WIB. Tottenham kini menempati peringkat ketiga klasemen sementara dengan poin dua dari total dua laga, kalah selisih goal dari Besiktas di peringkat kedua. Sedangkan, posisi puncak tempati oleh Asteras Tripolis dengan poin empat.

 

 

Harry Kane membawa Tottenham unggul lebih dulu pada menit ke-27. Menerima umpan Nabil Bentaleb, Kane melepaskan tendangan keras dari dalam kotak penalti yang bolanya masuk ke gawang Besiktas. Kedua tim menendang bola terbuka sepanjang pertandingan. Tidak hanya Tottenham, kubu tim tamu pun beberapa kali mendapatkan peluang emas untuk menyamakan kedudukan melalui aksi Atiba Hutchinson dan Demba Ba.

 

 

Upaya Besiktas akhirnya menemui titik terang setelah wasit menunjuk titik putih satu menit sebelum duel usai. Sanksi penalti diberikan wasit setelah bek Tottenham Vlad Chiriches melakukan handsball di kotak terlarang. Demba Ba yang ditunjuk algojo sukses menjalankan tugasnya dengan baik untuk mengubah skor menjadi 1-1.

 

 

Dengan tenang, mantan bomber The blues itu mengecoh kiper Tottenham, Hugo Lloris. Skor 1-1 pun akhirnya bertahan hingga duel usai.

 

 

Susunan pemain: Tottenham: 1-Hugo Lloris, 6-Vlad Chiriches, 15-Eric Dier, 21-Federico Fazio, 33-Ben Davies, 8-Paulinho (7-Aaron Lennon 60), 17-Andros Townsend, 25-Benjamin Stambouli (19-Mousa Dembele 65), 42-Nabil Bentaleb, 9-Roberto Soldado (10-Emmanuel Adebayor 79), 18-Harry Kane
Pelatih: Mauricio Pochettino

Besiktas: 29-Tolga Zengin, 2-Serdar Kurtulus, 6-Tomas Sivok, 19-Pedro Ulloa, 31-Ramon de Morais Motta, 5-Jose Ernesto Sosa, 7-Gokhan Tore (21-Kerim Frei 82), 8-Veli Kavlak, 15-Oguzhan Ozyakup, 10-Olcay Sahan (11-Mustafa Pektemek 72), 13-Atiba Hutchinson, 9-Demba Ba
Pelatih: Slaven Bilic