Sebuah pencapaian emas ditorehkan oleh sosok George Weah. Legenda AC Milan itu resmi menjadi Presiden Liberia setelah memenangkan Pemilu baru-baru ini.
Weah
sendiri merupakan salah satu pesepakbola legendaris Afrika. Ia pernah
mencicipi berkarir di sejumlah klub top Eropa seperti AS Monaco, PSG, AC
Milan, Chelsea dan Manchester City.
Pencapaian terbesar dalam
karirnya saat ia memperkuat AC Milan. Ia menghantarkan Rossonerri
memenangkan trofi Serie A tahun 1996 dan 1999 di mana ia juga berhasil
mendapat trofi Ballon D'Or saat membela Rossonerri.
Weah
yang gantung sepatu pada tahun 2003 silam langsung terjun ke dunia
Politik. Ia bahkan pernah maju menjadi Capres di tahun 2005, namun
sayang ia harus kalah di putaran kedua.
Seperti yang dilansir The Mirror,
mimpi Weah untuk menjadi Presiden Liberia akhirnya terwujud. Pria 51
tahun ini akan menjadi presiden Liberia periode 2017-2023 setelah
memenangkan pemilu Liberia.
Menurut berita tersebut, Weah unggul
jauh dari rivalnya, Joseph Boakai. Ia menang di 12 dari 15 negara bagian
Liberia, sehingga ia ditetapkan sebagai Presiden Liberia pada hari
Selasa (27/12) kemarin.
Tampilkan postingan dengan label info bola terkini. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label info bola terkini. Tampilkan semua postingan
Kamis, 28 Desember 2017
Manchester City Tak Pernah Bicara Soal Rekor
Josep Guardiola mengatakan bahwa Manchester City selama ini hanya fokus untuk memberikan permainan terbaik di atas lapangan.
Guardiola berbicara usai timnya mencatat penampilan dominan di St James Park kala melawan Newcastle semalam, meski mereka hanya bisa membuat sebiji gol via Raheem Sterling di menit ke-31.
Meski merasa frustrasi karena timnya tak bisa memastikan kemenangan sedari awal, sang manajer mengaku senang dengan cara pemainnya mempertahankan fokus dan memperpanjang rekor mereka menjadi 18 kemenangan beruntun di liga domestik.
"Sulit menggapai catatan ini karena Premier League dan semua orang mengatakan inilah liga tersulit," tutur Guardiola menurut FFT.
"Jika anda menganalisa 90 menit pertandingan, kami sangat jauh lebih baik. Kami membuat banyak peluang. Jika anda menganalisa 10 menit terakhir, mereka cuma melepas crossing sekali dan bisa mencetak satu gol."
"Terus mempertahankan fokus setelah 17, 18 kemenangan beruntung bukan hal yang mudah, namun kami melakukannya."
"Ketika kami mempersiapkan pertandingan, kami tidak bicara soal rekor namun soal apa yang harus kami lakukan selama pertandingan."
Guardiola berbicara usai timnya mencatat penampilan dominan di St James Park kala melawan Newcastle semalam, meski mereka hanya bisa membuat sebiji gol via Raheem Sterling di menit ke-31.
Meski merasa frustrasi karena timnya tak bisa memastikan kemenangan sedari awal, sang manajer mengaku senang dengan cara pemainnya mempertahankan fokus dan memperpanjang rekor mereka menjadi 18 kemenangan beruntun di liga domestik.
"Sulit menggapai catatan ini karena Premier League dan semua orang mengatakan inilah liga tersulit," tutur Guardiola menurut FFT.
"Jika anda menganalisa 90 menit pertandingan, kami sangat jauh lebih baik. Kami membuat banyak peluang. Jika anda menganalisa 10 menit terakhir, mereka cuma melepas crossing sekali dan bisa mencetak satu gol."
"Terus mempertahankan fokus setelah 17, 18 kemenangan beruntung bukan hal yang mudah, namun kami melakukannya."
"Ketika kami mempersiapkan pertandingan, kami tidak bicara soal rekor namun soal apa yang harus kami lakukan selama pertandingan."
Cavani Dianggap Akan Sempurna untuk Atletico Madrid
Mantan pemain Atletico Madrid, Kiko, mengaku akan senang jika klub lamanya berhasil merekrut penyerang PSG, Edinson Cavani.
Berbicara pada France Football, Kiko mengakui bahwa ia sangat mengagumi permainan striker asal Uruguay.
Kiko menyatakan bahwa eks penggawa Napoli tersebut memiliki DNA yang tepat untuk bermain di tim asuhan Diego Simeone.
"Cavani memiliki apa yang saya sebut sebagai DNA Simeone. Dia adalah seorang striker yang komplet, benar-benar total. Dan saya takkan merahasiakan mimpi saya melihat dia bergabung dengan Atletico suatu saat nanti," tuturnya.
"Dia tahu bagaimana melakukan semuanya di lapangan: dia mencetak gol, dia memberi assist, dia merebut bola, dia amat kuat ketika bertahan. Dia selalu melakukan semua yang diminta pelatih tanpa banyak bertanya."
"Dia mewakili semua faktor yang saya sukai dan hormati. Cavani membuat dirinya selalu mengutamakan kepentingan kolektif. Dia selalu memikirkan kepentingan tim."
Atleti sendiri bakal mendapatkan tambahan tenaga baru di Januari, karena mereka bakal bisa mendaftarkan Diego Costa, yang dibeli dari Chelsea di musim panas.
Berbicara pada France Football, Kiko mengakui bahwa ia sangat mengagumi permainan striker asal Uruguay.
Kiko menyatakan bahwa eks penggawa Napoli tersebut memiliki DNA yang tepat untuk bermain di tim asuhan Diego Simeone.
"Cavani memiliki apa yang saya sebut sebagai DNA Simeone. Dia adalah seorang striker yang komplet, benar-benar total. Dan saya takkan merahasiakan mimpi saya melihat dia bergabung dengan Atletico suatu saat nanti," tuturnya.
"Dia tahu bagaimana melakukan semuanya di lapangan: dia mencetak gol, dia memberi assist, dia merebut bola, dia amat kuat ketika bertahan. Dia selalu melakukan semua yang diminta pelatih tanpa banyak bertanya."
"Dia mewakili semua faktor yang saya sukai dan hormati. Cavani membuat dirinya selalu mengutamakan kepentingan kolektif. Dia selalu memikirkan kepentingan tim."
Atleti sendiri bakal mendapatkan tambahan tenaga baru di Januari, karena mereka bakal bisa mendaftarkan Diego Costa, yang dibeli dari Chelsea di musim panas.
Rabu, 27 Desember 2017
Liverpool Disarankan Bajak Loftus-Cheek Dari Chelsea
Mantan pemain Liverpool, Paul Walsh mengatakan bahwa The Reds harus
mendatangkan gelandang muda Chelsea, Ruben Loftus-Cheek bila ingin
memperbaiki lini tengah mereka.
Loftus-Cheek saat ini dipinjamkan Chelsea ke Crystal Palace di mana dia akan menghabiskan kampanye musim ini di sana.
Pemain berusia 21 tahun itu telah tampil mengesankan bersama The Eagles dan penampilannya membuatnya mendapatkan panggilan ke skuat Inggris, di mana dia tampil gemilang dalam debutnya melawan Jerman.
Dengan Chelsea diharapkan akan membawanya pulang pada musim panas mendatang, Walsh mengatakan Liverpool akan menjadi pilihan bagus bagi Loftus-Cheek bila dia tak mendapatkan jaminan tempat pertama di Stamford Bridge.
"Anda menyebut Loftus-Cheek, saya pikir dia akan memperbaiki Liverpool di area lini tengah," ujarnya.
Sementara itu, mantan pemain Liverpool lainnya, Phil Thompson mengatakan bahwa usaha The Reds mendatangkan Loftus-Cheek tak akan mudah pada musim panas nanti karena dia yakin sang pemain akan memiliki banyak tawaran bila benar tak dibutuhkan Chelsea.
"Saya akan mengatakan bahwa Loftus-Cheek cukup baik untuk bermain di Chelsea, dan bila tidak, mereka akan memiliki banyak pelamar untuknya," timpalnya.
Loftus-Cheek saat ini dipinjamkan Chelsea ke Crystal Palace di mana dia akan menghabiskan kampanye musim ini di sana.
Pemain berusia 21 tahun itu telah tampil mengesankan bersama The Eagles dan penampilannya membuatnya mendapatkan panggilan ke skuat Inggris, di mana dia tampil gemilang dalam debutnya melawan Jerman.
Dengan Chelsea diharapkan akan membawanya pulang pada musim panas mendatang, Walsh mengatakan Liverpool akan menjadi pilihan bagus bagi Loftus-Cheek bila dia tak mendapatkan jaminan tempat pertama di Stamford Bridge.
"Anda menyebut Loftus-Cheek, saya pikir dia akan memperbaiki Liverpool di area lini tengah," ujarnya.
Sementara itu, mantan pemain Liverpool lainnya, Phil Thompson mengatakan bahwa usaha The Reds mendatangkan Loftus-Cheek tak akan mudah pada musim panas nanti karena dia yakin sang pemain akan memiliki banyak tawaran bila benar tak dibutuhkan Chelsea.
"Saya akan mengatakan bahwa Loftus-Cheek cukup baik untuk bermain di Chelsea, dan bila tidak, mereka akan memiliki banyak pelamar untuknya," timpalnya.
Gasak Swansea, Liverpool Ternyata Cuma Beruntung
Roberto Firmino mencetak dua gol, sementara Philippe Coutinho, Trent
Alexander-Arnold, dan Alex Oxlade-Chamberlain juga ikut mencatatkan nama
di papan skor.
Kemenangan itu membuat Liverpool terus memanaskan persaingan di zona Liga Champions bersama Tottenham dan Chelsea.
Liverpool kini sudah membuat 46 gol dalam 19 laga, terbanyak kedua di Premier League musim ini.
Namun Wijnaldum mengaku timnya beruntung bisa menang besar atas The Swans pekan ini.
"Saya kira kami menunjukkan reaksi yang bagus di babak kedua," tuturnya di laman resmi klub.
"Kami beruntung bisa mencetak gol karena kami membuat beberapa peluang yang tak berhasil kami konversi dan saya pikir itu bukan penampilan terbaik kami musim ini."
"Namun kami bereaksi dengan baik di babak kedua dan kami lebih berkonsentrasi dan coba sering melepas serangan balik. Semuanya berjalan baik, kami membuat lebih banyak peluang dan mencetak lebih banyak gol."
Kemenangan itu membuat Liverpool terus memanaskan persaingan di zona Liga Champions bersama Tottenham dan Chelsea.
Liverpool kini sudah membuat 46 gol dalam 19 laga, terbanyak kedua di Premier League musim ini.
Namun Wijnaldum mengaku timnya beruntung bisa menang besar atas The Swans pekan ini.
"Saya kira kami menunjukkan reaksi yang bagus di babak kedua," tuturnya di laman resmi klub.
"Kami beruntung bisa mencetak gol karena kami membuat beberapa peluang yang tak berhasil kami konversi dan saya pikir itu bukan penampilan terbaik kami musim ini."
"Namun kami bereaksi dengan baik di babak kedua dan kami lebih berkonsentrasi dan coba sering melepas serangan balik. Semuanya berjalan baik, kami membuat lebih banyak peluang dan mencetak lebih banyak gol."
Langganan:
Postingan (Atom)