Mantan pemain Atletico Madrid, Kiko, mengaku akan senang jika klub lamanya berhasil merekrut penyerang PSG, Edinson Cavani.
Berbicara pada France Football, Kiko mengakui bahwa ia sangat mengagumi permainan striker asal Uruguay.
Kiko menyatakan bahwa eks penggawa Napoli tersebut memiliki DNA yang tepat untuk bermain di tim asuhan Diego Simeone.
"Cavani
memiliki apa yang saya sebut sebagai DNA Simeone. Dia adalah seorang
striker yang komplet, benar-benar total. Dan saya takkan merahasiakan
mimpi saya melihat dia bergabung dengan Atletico suatu saat nanti,"
tuturnya.
"Dia
tahu bagaimana melakukan semuanya di lapangan: dia mencetak gol, dia
memberi assist, dia merebut bola, dia amat kuat ketika bertahan. Dia
selalu melakukan semua yang diminta pelatih tanpa banyak bertanya."
"Dia
mewakili semua faktor yang saya sukai dan hormati. Cavani membuat
dirinya selalu mengutamakan kepentingan kolektif. Dia selalu memikirkan
kepentingan tim."
Atleti sendiri bakal mendapatkan tambahan
tenaga baru di Januari, karena mereka bakal bisa mendaftarkan Diego
Costa, yang dibeli dari Chelsea di musim panas.
Tampilkan postingan dengan label Atletico Madrid. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Atletico Madrid. Tampilkan semua postingan
Kamis, 28 Desember 2017
Simeone Relakan Bintang Atletico Pergi
Bos Atletico Madrid, Diego Simeone, dikabarkan sudah memberi lampu hijau pada Yannick Carrasco untuk dijual di bursa Januari mendatang.
Carrasco menikmati dua setengah tahun karir yang sukses di Madrid, di mana ia mencetak 22 gol dalam 114 pertandingan untuk tim raksasa La Liga.
Namun demikian, pemain 24 tahun belakangan ini dikabarkan terlibat dalam sejumlah insiden di latihan, usai Koke, Gabi, dan pelatih Oscar Ortega, diklaim sempat adu mulut dengan pemain asal Belgia tersebut.
Menurut laporan yang diturunkan AS, situasi itu mendorong Simeone memutuskan untuk menjual sang striker di awal 2018 dan Carrasco kemungkinan besar takkan kekurangan tawaran bermain di Januari mendatang.
Arsenal bisa merekrut sang pemain sebagai pengganti potensial Alexis Sanchez, sementara Chelsea sebelumnya juga sempat dikaitkan dengan sang bintang.
Bayern Munchen juga tengah mencari pemain anyar untuk menggantikan Arjen Robben dan Franck Ribery. Carrasco bisa jadi sosok yang cocok untuk memperkuat skuat Die Roten.
Carrasco menikmati dua setengah tahun karir yang sukses di Madrid, di mana ia mencetak 22 gol dalam 114 pertandingan untuk tim raksasa La Liga.
Namun demikian, pemain 24 tahun belakangan ini dikabarkan terlibat dalam sejumlah insiden di latihan, usai Koke, Gabi, dan pelatih Oscar Ortega, diklaim sempat adu mulut dengan pemain asal Belgia tersebut.
Menurut laporan yang diturunkan AS, situasi itu mendorong Simeone memutuskan untuk menjual sang striker di awal 2018 dan Carrasco kemungkinan besar takkan kekurangan tawaran bermain di Januari mendatang.
Arsenal bisa merekrut sang pemain sebagai pengganti potensial Alexis Sanchez, sementara Chelsea sebelumnya juga sempat dikaitkan dengan sang bintang.
Bayern Munchen juga tengah mencari pemain anyar untuk menggantikan Arjen Robben dan Franck Ribery. Carrasco bisa jadi sosok yang cocok untuk memperkuat skuat Die Roten.
Cavani Dianggap Akan Sempurna untuk Atletico Madrid
Mantan pemain Atletico Madrid, Kiko, mengaku akan senang jika klub lamanya berhasil merekrut penyerang PSG, Edinson Cavani.
Berbicara pada France Football, Kiko mengakui bahwa ia sangat mengagumi permainan striker asal Uruguay.
Kiko menyatakan bahwa eks penggawa Napoli tersebut memiliki DNA yang tepat untuk bermain di tim asuhan Diego Simeone.
"Cavani memiliki apa yang saya sebut sebagai DNA Simeone. Dia adalah seorang striker yang komplet, benar-benar total. Dan saya takkan merahasiakan mimpi saya melihat dia bergabung dengan Atletico suatu saat nanti," tuturnya.
"Dia tahu bagaimana melakukan semuanya di lapangan: dia mencetak gol, dia memberi assist, dia merebut bola, dia amat kuat ketika bertahan. Dia selalu melakukan semua yang diminta pelatih tanpa banyak bertanya."
"Dia mewakili semua faktor yang saya sukai dan hormati. Cavani membuat dirinya selalu mengutamakan kepentingan kolektif. Dia selalu memikirkan kepentingan tim."
Atleti sendiri bakal mendapatkan tambahan tenaga baru di Januari, karena mereka bakal bisa mendaftarkan Diego Costa, yang dibeli dari Chelsea di musim panas.
Berbicara pada France Football, Kiko mengakui bahwa ia sangat mengagumi permainan striker asal Uruguay.
Kiko menyatakan bahwa eks penggawa Napoli tersebut memiliki DNA yang tepat untuk bermain di tim asuhan Diego Simeone.
"Cavani memiliki apa yang saya sebut sebagai DNA Simeone. Dia adalah seorang striker yang komplet, benar-benar total. Dan saya takkan merahasiakan mimpi saya melihat dia bergabung dengan Atletico suatu saat nanti," tuturnya.
"Dia tahu bagaimana melakukan semuanya di lapangan: dia mencetak gol, dia memberi assist, dia merebut bola, dia amat kuat ketika bertahan. Dia selalu melakukan semua yang diminta pelatih tanpa banyak bertanya."
"Dia mewakili semua faktor yang saya sukai dan hormati. Cavani membuat dirinya selalu mengutamakan kepentingan kolektif. Dia selalu memikirkan kepentingan tim."
Atleti sendiri bakal mendapatkan tambahan tenaga baru di Januari, karena mereka bakal bisa mendaftarkan Diego Costa, yang dibeli dari Chelsea di musim panas.
Rabu, 27 Agustus 2014
Carmen Aznar Jadi Terkenal dan Ngetop Berkat Atletico Madrid

Carmen Aznar Jadi Terkenal dan Ngetop Berkat Atletico Madrid - Wanita misterius yang membuat heboh pertandingan leg 2 Piala Super Spanyol 2014 akhirnya teridentifikasi. Wanita seksi itu bernama Carmen Aznar, seorang sales promotion girl (SPG) di sebuah toko fashion ternama di Kota Madrid.
Carmen jadi trending topic di Twitter selama 12 jam usai leg 2 Piala Super Spanyol 2014 antara Atletico Madrid melawan Real Madrid di Vicente Calderon, 22 Agustus 2014. Wanita 25 tahun itu beberapa kali tersorot kamera. Carmen duduk tepat di belakang pelatih Atletico, Diego Simeone, usai diusir karena memukul wasit keempat. Dan itulah yang membuatnya ngetop mendadak.
Carmen menjadi perbincangan hangat di Twitter selama dan setelah pertandingan. Pasalnya, wanita kelahiran Sevilla itu terlihat seksi. Carmen mengenakan t-shirt dengan bagian dada yang sangat rendah. Alhasil, banyak orang yang berusaha mencari tahu Carmen lewat Twitter.
Satu pekan setelah pertandingan, AS pun berhasil mendapatkan identitas wanita misterius tersebut. Dalam wawancara dengan salah satu harian olahraga ternama Spanyol tersebut, Carmen mengaku tidak menyangka bisa tenar mendadak hanya karena duduk di belakang Simeone.
"Ya, ini sedikit aneh. Saya mengetahuinya dari teman. Saya tidak percaya bisa menjadi trending topic. Tapi, ini lucu. Usai diusir wasit, Simeone duduk di depan saya. Dia benar-benar menjadi perhatian di tribun saya. Dia terlihat tegang, terus bergerak, menangis, dan fokus dengan apa yang terjadi di lapangan," ujar Carmen.
Carmen benar-benar menjadi sensasi di dunia maya. Hanya dalam tiga hari, jumlah follower di akun Twitter miliknya meningkat drastis, dari 100 menjadi lebih dari 6.000.
"Saya lahir di Sevilla, dan tinggal di Madrid. Saya sudah lama menjadi pendukung Atletico. Saya selalu berusaha datang ke Vicente Calderon. Pemain favorit saya dulunya Diego Costa, tapi sekarang Raul Garcia," ujar Carmen.
Selasa, 26 Agustus 2014
Cristina Pedroche Bikin Heboh Pemain Atletico Madrid & Rayo Vallecano

Cristina Pedroche Bikin Heboh Pemain Atletico Madrid & Rayo Vallecano - Presenter cantik Spanyol, Cristina Pedroche, mencuri perhatian pada laga perdana juara bertahan La Liga, Atletico Madrid, saat melawan Rayo Vallecano di Stadion Vallecas, Senin 25 Agustus 2014. Cristina mendapat kehormatan untuk melakukan kickoff pertama Vallecano musim ini.
Atletico memulai perjuangan mempertahankan gelar La Liga dengan bertandang ke markas Vallecano, Stadion Vallecas. Sayangnya, tim besutan Diego Simeone itu gagal meraih poin penuh di pertandingan perdananya setelah bermain imbang tanpa gol melawan Vallecano.
Pertandingan Vallecano melawan Atletico tidak sepenuhnya membosankan. Setidaknya Cristina mampu membuat puluhan ribu suporter dan 22 pemain starter Vallecano dan Atletico terhibur sebelum pertandingan.
Cristina benar-benar menjadi perhatian seluruh pemain di lapangan, termasuk kapten Atletico, Gabi, dan kapten Vallecano, Roberto Trashorras. Presenter acara Zapeando di televisi La Sexta itu terlihat seksi mengenakan celana jeans pendek dan kostum Vallecano.
"Ini merupakan salah satu momen terindah dalam hidup saya. Bagi saya, melakukan kickoff pertama sangatlah berarti. Berada satu lapangan dengan tim Vallecano, dan semua pemain. Saya lupa berapa kali membayangkan hal ini terjadi," ujar Cristina.
Cristina merupakan salah satu fans setia Vallecano. Presenter 26 tahun itu bahkan pernah marah ketika melihat tim kesayanganya dilumat Barcelona 0-6 di Camp Nou, 15 Februari 2014.
Langganan:
Postingan (Atom)